11 Penyebab Kanker Serviks Menurut Medis

11 Penyebab Kanker Serviks Menurut Medis

Salah satu penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi para wanita adalah kanker serviks. 11 Penyebab Kanker Serviks Menurut Medis tentu harus diketahui oleh para wanita agar dapat mereka hindari untuk mencegah terjadinya kanker serviks. Dengan segala macam risiko bila sudah terjangkit, penyakit kanker serviks ini benar-benar menjadi salah satu pembunuh wanita nomor satu di dunia hingga perlu diwaspadai. Apalagi gejala kanker serviks ini seringkali baru muncul saat sudah memasuki stadium akhir.

11 Penyebab Kanker Serviks Menurut Medis

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dalam kasus kanker serviks yang terjadi ada sekitar 99,7% nya disebabkan oleh virus HPV (Human Papillomavirus). Virus ini adalah satu golongan virus yang sebenarnya terdapat lebih dari 100 jenis HPV yang berisiko bagi wanita, dan di antaranya adalah jenis yang menyebabkan terjadinya kanker serviks.

Virus HPV dapat menyebar umumnya melalui hubungan seksual, di mana terjadi kontak langsung antara kulit kelamin, kontak langsung dengan membran mukosa, serta pertukaran cairan tubuh, termasuk melalui oral seks. Diperkirakan 33% wanita rentan terinfeksi virus HPV. Meski begitu, variasi virus HPV yang sangat banyak juga tidak selalu menyebabkan kanker. Virus HPV juga bisa hilang tanpa penanganan medis.

Dari banyaknya jenis virus HPV, yang paling mungkin menyebabkan kanker serviks adalah virus HPV 16 dan virus HPV 18. Bahkan sampai 70% wanita yang mengidap kanker serviks penyebabnya adalah virus jenis tersebut. Sedangkan virus jenis lainnya berpotensi menyebabkan penyakit menular seksual seperti kutil pada kelamin.

Kanker serviks diawali dengan kondisi pra-kanker (stadium awal). Butuh setidaknya 10-20 tahun hingga kanker serviks tumbuh dari sel sehat ke sel prakanker, sampai akhirnya berubah jadi sel kanker. Fase ini disebut sebagai Cervical Intraepithelial Neoplasia (CIN). Saat masih dalam kondisi sel prankanker, terdapat tiga fase, masing-masing digolongkan berdasarkan tingkat keparahannya yaitu :

  • CIN I – Saat kondisi ini terjadi, ada perubahan pada sel-sel leher rahim, biasanya belum terlalu signifikan dan masih sedikit. Penanganan dan pemantuan, dalam bentuk pap smear penting untuk dijalankan secara berkala. Umumnya bisa kembali normal, tanpa penanganan medis.
  • CIN II – Ketika memasuki fase ini, dokter akan melakukan penanganan dengan mengangkat sel-sel abnormal.
  • CIN II – Perubahan sel sudah sangat abnormal, meski belum bersifat kanker. Dokter juga akan melakukan penanganan dengan pengangkatan.

Tiap fase CIN memerlukan satu pemantauan dan penanganan yang seksama oleh dokter. Meski risiko perubahannya menjadi sel kanker sangatlah kecil, akan tetapi pap smear haruslah tetap dijalankan sebagai langkah pencegahan yang terbaik.

Faktor Risiko Kanker Terjadinya Kanker Serviks

Mengetahui penyebab kanker serviks memang sangatlah penting buat para wanita. Sebab, kanker serviks juga dapat menyebar ke organ-organ penting lainnya seperti, rektum, kandung kemih, tulang, hingga ke paru-paru dan hati. Adapula faktor-faktor di mana potensi penyebaran kanker serviks juga bisa semakin meningkat, di antaranya :

  • Kebiasaan merokok

Wanita yang menjadi perokok aktif, memiliki risiko terkena kanker serviks 2x lipat. Kemungkinan penyebab terbesarnya adalah kandungan kimia dari tembakau yang muncul di bagian leher rahim.

  • Hubungan seksual di usia terlalu muda

Bagi wanita yang melakukan hubungan seksual di usia terlalu muda, sangat rentan terkena kanker serviks. Pasalnya, risiko penyebaran virus HPV sangat tinggi.

  • Melahirkan terlalu banyak anak

Menurut sebuah penelitian, wanita yang pernah melahirkan anak setidaknya sampai 3x melahirkan, memiliki risiko terkena kanker serviks 3x lebih tinggi dibandingkan wanita yang sama sekali tidak pernah melahirkan. Kemungkinan besar penyebabnya diperkirakan karena hormon pada wanita hamil membuat leher rahim (serviks) rentan terserang virus HPV.

  • Gonta-ganti pasangan seksual

Hubungan seksual diduga menjadi salah satu faktor penyebaran virus HPV. Dan bergonta-ganti pasangan seksual tentu akan meningkatkan risiko penyebaran virus HPV.

  • Konsumsi pil KB lebih dari 5 tahun

Dewasa ini memang banyak wanita yang mengonsumsi pil KB sebagai solusi untuk mengatur kelahiran dengan mencegah kehamilan. Namun dampak dari mengonsumsi pil KB dalam waktu lama setidaknya 5 tahun akan berisiko 2x lipat terkena kanker serviks. Tidak ada alasan medis yang jelas mengapa hal yang demikian bisa terjadi.

  • Lemahnya sistem kekebalan tubuh

Beberapa obat tertentu seperti misalnya imunosupresan ditengarai melemahkan kekebalan tubuh sehingga rentan teserang virus HPV. Obat tersebut merupakan obat yang digunakan untuk pengidap HIV/AIDS, dan dikonsumsi juga oleh orang yang mendapatkan donor organ, fungsinya agar tubuh tidak menolak.

Demikian pembahasan mengenai 11 Penyebab Kanker Serviks Menurut Medis yang harus diketahui oleh para wanita. Dengan mengenali faktor risiko kanker serviks di atas, maka para wanita biasa tahu apa yang harus mereka hindari untuk mencegah penyakit mematikan ini.

Sementara itu, untuk mengobati kanker serviks, ada rekomendasi terbaik berupa obat kanker serviks herbal, yaitu Ace Maxs – yang terbukti efektif dan aman mengobati kanker serviks tanpa operasi, tanpa kemoterapi, tanpa radioterapi, dan tanpa menimbulkan efek samping yang membahayakan. Kualitasnya tidak perlu diragukan, sudah terdaftar di BPOM RI dan juga DEPKES RI. Dan khasiatnya pun sudah terbukti ampuh, manjur, dan mujarab, sudah ada testimoninya.

Baca Juga : Ace Maxs

Obat Kanker Serviks

Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, atau jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 223 557 127

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin Fazaherbal.my.id

 

Baca artikel menarik lainnya :

1 Response

  1. January 9, 2019

    […] Disini Gejala Kanker Serviks Yang Sering Terjadi 11 Penyebab Kanker Serviks Menurut Medis Manfaat Selada Untuk Kista […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *